Langsung ke konten utama

4 Novel Sastra Pilihan

astra tak melulu berupa puisi. Novel, cerpen, dongeng ataupun naskah drama juga merupakan bagian dari karya sastra. Pecinta buku sastra memang tak banyak, namun sekali jatuh cinta dengan sastra kamu akan sulit untuk bangun dan melepaskannya. Jika ingin mencoba mencintai sastra, yuk simak buku-buku sastra terpopuler terbitan Gramedia Pustaka Utama (GPU) yang telah Gramedia.com pilihkan di bawah ini.

1. Hujan Bulan Juni, karya Sapardi Djoko Damono

SDD
Hujan Bulan Juni merupakan salah satu novel trilogi Sapardi Djoko Damono yang paling banyak diburu. Manis-getir kisah Sarwono dan Pingkan dituangkan begitu penuh makna oleh Sapardi. Hujan Bulan Juni tidak berhenti tenar sampai kumpulan kata, tapi juga dilirik untuk diadaptasi ke layar lebar, yang dengan apik diperankan oleh Adipati Dolken dan Velove Vexia.
Sebelum beralih menjadi novel, Hujan Bulan Juni terlebih dahulu terbit merupa kumpulan puisi, yang kemudian juga disisipkan ke dalam novel bersama dengan Sarwono untuk Pingkan, kekasihnya.
Kumpulan puisi Hujan Bulan Juni telah dialihbahasakan ke dalam empat bahasa yaitu Inggris, Jepang, Arab, dan Mandarin.

2. Surti + Tiga Sawunggaling, karya Goenawan Mohamad

Surti + Tiga Sawunggaling
Novel sastra ini merupakan karangan Goenawan Mohamad. Buku ini lahir dari hasil eksperimen Goenawan yang ingin membuat karya sastra dalam bentuk novel.
Naskah fiksi ini bercerita mengenai Surti dan tiga burung Sawunggaling yang tiap malamnya keluar dari kain yang dibatik seorang perempuan bernama, Surti.
Tiga burung ini kerap membawa kisah yang senantiasa membuat Surti terhibur. Burung-burung ini kerap membawakan cerita tentang Jen, seorang komandan gerilya, aktivis pergerakan yang mati dibunuh tentara Belanda.

3. Laluba, karya Nukila Amal

Laluba
Buku sastra karangan Nukila Amal ini mendapatkan penghargaan sebagai buku sastra terbaik Badan Bahasa Kemendikbud tahun 2010 dan juga menjadi karya sastra terbaik majalah Tempo tahun 2015.
Merupakan hal yang sulit dalam menulis sebuah cerita pendek, namun buku ini berhasil dibuat dengan bahasa yang memikat namun minim dengan kata-kata yang sulit dimengerti. Sehingga tak heran, cerita-cerita di dalamnya akan sukses menyentuh para pembacanya.

4. Kereta Tidur, karya Avianty Armand

Kereta Baru
Kumpulan cerita pendek karangan Avianty Armand ini menceritakan berbagai kisah. Kisah-kisah melankolis yang ada dalam buku ini membuat para pembacanya berduka ketika menutup lembaran terakhir buku ini.
Setiap cerita di dalam bukunya membuat kita memiliki pemaknaan baru tentang hal-hal yang biasa kita temui dalam kehidupan, seperti konflik cinta, masalah keluarga, dan pertanyaan atas eksistensi manusia.
Unik, indah, dan mengusik dengan jalan cerita yang tak terduga.

Komentar